MPL ID S13 diwarnai oleh hadirnya banyak rookie berkualitas tinggi yang terbukti mampu bersaing dengan para seniornya. Di antara para pendatang baru tersebut, AURA Gugun menjadi salah satu yang banyak menyita perhatian banyak penggemar berkat performanya bersama Sang Naga.

Meski baru menjalani debut di liga MLBB tertinggi di Indonesia, AURA Gugun langsung mampu menjadi salah satu jungler jempolan di MPL ID S13. Tak hanya dalam hal gameplay-nya, secara statistik dirinya juga mampu menjadi peraih objektif netral terbaik berkat penggunaan Retribution-nya yang on poin.

Mobile Legends, Aura Gugun, Yawi, MPL ID S3
Kredit:

Performa ini juga cukup mengejutkan, mengingat sebelumnya AURA Gugun dikenal sebagai jungler pengguna Assassin. Namun dirinya dapat beradaptasi dan fasih dengan META Tank jungler, sesuatu yang tidak mudah untuk dilakukan banyak seniornya.

Uniknya lagi, Gugun bergabung dengan AURA usai mengantarkan TWE BOSSQUE menjuarai MDL ID S8 tanpa melalui trial, hanya karena keinginan Head of Esports dan asisten pelatih AURA, Reza Pahlevi, yang menginginkan adanya tambahan satu jungler lagi di dalam roster mereka, hingga berhasil merebut tempat milik HIGH sebagai salah satu pelopor META Tank jungler.

Lalu, seperti apa kisah perjalanan karier AURA Gugun dari awal hingga bisa mentas di MPL ID? Simak kisahnya.

BERITA TERKAIT
Panduan gold laner Mobile Legends: Ini cara efektif memainkannya
3 hero dash terbaik Mobile Legends, manuver tanpa batas!
3 cara ampuh amankan Turtle Mobile Legends

Perjalanan karier AURA Gugun, kenal MLBB dari penjaga warnet

Mobile Legends, AURA Gugun, MPL ID S13
Kredit:

Sama seperti semua pro player dan pemain MLBB, tentu semuanya memiliki kisah dan momen perkenalannya dengan game MOBA mobile populer tersebut. Dalam hal ini, kisah yang dimiliki AURA Gugun terbilang cukup sering terjadi kepada banyak pemain.

Sebelum berkenalan dengan MLBB dan menjadi pro player, AURA Gugun yang saat itu masih duduk di bangku Sekolah Dasar di Medan mengaku kepada hanyalah seorang gamer biasa dan pada umumnya. “Mungkin saya hanya bocah warnet biasa yang setiap hari pulang dari sekolah selalu ke warnet.”

Perkenalan AURA Gugun dengan MLBB ini terjadi ketika dirinya sedang gemar game MOBA PC populer di warnet. Hanya dengan sedikit pengaruh dari seseorang dan kepraktisan yang ditawarkan MLBB, dirinya pun beralih dengan sendirinya.

“(Kenal MLBB) Sekitar 2019, waktu masih main di warnet. Dulu kan saya senang main MOBA PC, kebetulan ada operator warnet yang main Mobile Legends. Dia bilang ‘ini ada game di HP yang gak ribet’,” ujar Gugun.

“Saya lihat game-nya menarik dan mainnya di HP. Bisa di mana saja. Jadi karena itu, saya tertarik untuk main Mobile Legends,” tuturnya.

Cara menang Mobile Legends, Mobile Legends, MLBB, Land of Dawn
Kredit: Asktohow.com

Kegemaran Gugun memainkan Mobile Legends ini ternyata tidak sekadar bersenang-senang. Dirinya terus mengasah kemampuan, hingga memberanikan diri mengikuti banyak turnamen di Medan.

Hal ini juga yang ternyata telah memuluskan jalan AURA Gugun ke scene kompetitif. Dengan meraih banyak prestasi di turnamen-turnamen tersebut, dirinya berhasil mendapatkan izin dari orang tua untuk menggeluti MLBB lebih dalam lagi.

“Awalnya memag hanya iseng dan orang tua tidak mendukung. Awal orang tua mendukung itu setelah saya banyak menang di turnamen offline, sehingga pencapaian serta potensi saya terlihat,” kata Gugun.

“Sejak berhasil menang turnamen, orang tua bilang ‘Ya sudah kalau mau main Mobile Legends, tidak apa-apa. Teruskan saja, tapi jangan lupa belajar dan sekolah’,” tuturnya.

Mobile Legends, TWE BOSSQUE MDL ID S8
Kredit: Youtube/Mobile Legends: Bang Bang

Selain mendapat izin untuk menggeluti MLBB, keberhasilan Gugun meraih banyak prestasi di turnamen-turnamen tersebut juga menjadi jalan bagi dirinya untuk memasuki pro scene. Tiger Wong Esports BOSSQUE menjadi tim profesional pertama yang mengajaknya bergabung, meski usianya belum cukup.

“Pertama ke Jakarta itu sudah di BOSSQUE. Mereka sudah ikut MDL play-ins, tetapi saat itu umur saya belum 16 tahun. Jadi belum bisa ikut dan jungler-nya orang lain. Baru di musim berikutnya saya yang main,” ucap Gugun.

Ketika tawaran tersebut datang dan mengharuskan Gugun pindah ke Jakarta, hal tersebut tidak lantas membuatnya langsung mendapat restu dari orang tua, mengingat dirinya masih sangat muda, belum genap 16 tahun. Beruntung kedua orang tuanya memberikan izin, terutama karena prestasi yang telah diraih dan sedikit paksaan dari sang anak.