FNATIC ONIC, the humble king!

Kompetisi MPL ID S13 memang telah berakhir dengan FNATIC ONIC keluar sebagai juara untuk ke-4 kali berturut dalam sejarah MPL Indonesia.

Selama MPL ID S13 bergulir, ada berbagai cerita serta momen-momen mengesankan yang bisa kita ulas kembali dalam ingatan. Mulai dari jalannya pertandingan hingga hal-hal di luar permainan yang begitu mengesankan.

Salah satu bagian menarik dari berjalannya MPL ID S13 adalah bagaimana taunting setiap pemain yang cukup ikonik. Taunting atau taunt adalah cara pemain untuk mengapresiasi diri mereka atau ke lawan dengan cara yang unik.

Alih alih mengapresiasi diri, pemain bisa melempar ejekan atau melakukan gerakan terhadap lawan untuk meningkatkan keseruan permainan.

Taunting bukan sesuatu hal yang negatif dilakukan. Salah satu pemain yang gemar melakukan taunting di dalam scene kompetitif adalah Julian “Udil” Ardiansyah, atau Mohd “Rippo” Arief hingga Dzulfikar “AudyTzy“.

Mobile Legends, FNatic ONIC juara MPL ID S13
Kredit: Dhonazan Syahputra/

FNATIC ONIC adalah salah satu tim yang terbilang ‘menghindari’ taunting. Pun jika ada, jarang sekali bisa kita lihat.

Pelatih FNATIC ONIC, Denver “Yeb” Miranda angkat bicara mengenai alasan timnya jarang taunting atau bahkan tidak pernah taunting selama MPL ID S13.

BERITA ESPORTS FNATIC ONIC LAINNYA
FNATIC ONIC penguasa MPL ID, player dan pelatih pilih merendah
Cerita perubahan persona, ONIC CW: Entertain penting untuk pro player MLBB
Fnatic ONIC juara MPL ID S13, quadruple is real!

Respons coach Yeb tentang FNATIC ONIC ogah taunting di scene kompetitif

Fnatic ONIC 21 menit tanpa kill
Sumber: Dhonazan Syahputra/

Dalam sebuah sesi live yang dilakukan olehnya, Coach Yeb menjawab pertanyaan terkait mengapa FNATIC ONIC jarang melakukan taunting.

Menurut Yeb, timnya jarang taunting karena sebagai pelatih dia mau anak-anak asuhnya menjadi pribadi yang humble atau rendah hati.