EVOS Glory akhirnya hela nafas menutup leg 1 MPL ID S13!

Jelang akhir dari leg 1 MPL ID S13, EVOS Glory menjalani laga penutup mereka menghadapi Rebellion di dalam “Blue Derby” alias Derby “Biru” di mana kedua tim saat ini sama-sama berada di dasar klasemen MPL ID S13.

Perubahan roster EVOS Glory memang tidak serta merta menuai hasil positif. Kemenangan melawan tim DEWA United tak berlanjut ke laga menghadapi RRQ Hoshi.

Mobile Legends, EVOS Glory, MPL ID S13
Kredit: Dhonazan Syahputra/

Kendati demikian, EVOS Glory harus terus berjuang agar mereka lolos dari zona merah klasemen jika di akhir musim mau lolos ke playoff.

Sementara itu, aura positif tengah menyelimuti Rebellion usai kemenangan mereka atas ONIC Esports di mana sang EXP Laner, Karsten “Karss” William menjadi aktor utama.

Kredit: Dhonazan Syahputra/

Meski bergembira, sayangnya nasib Rebellion tak berubah instan. Karenanya, laga antara dua tim dengan warna biru ini akan sangat penting bagi EVOS Glory dan Rebellion.

BERITA MPL ID S13 LAINNYA
Aturan transfer MPL ID: Detail baru tentang perpindahan pemain sepanjang musim
Eksklusif: Pesan RRQ Lemon untuk Kingdom dan cerita di balik comeback
ONIC Esports menang lawan BTR, kesalahan besar lepas assassin Kairi
Masalah ONIC Esports setelah kalah 3 kali beruntun menurut Drian
Fakta di balik status Theo di EVOS Glory

Branz mencakar dengan Roger Gold Lane, EVOS Glory perkasa di derby biru lawan Rebellion

Mobile Legends, Branz, EVOS Legends, MSC 2023
Kredit:

Berbeda dengan lineup menghadapi RRQ Hoshi, EVOS Glory dalam laga melawan Rebellion hadir dengan Jabran “Branz” Bagus sebagai Gold Laner.

Branz menggantikan posisi Nikodemus “Natco” Kusnadi yang sebelumnya bermain di dua laga melawan DEWA dan RRQ.

Roger gold lane Skylar

Menggunakan Roger Gold Lane, Branz tampak mencoba keberuntungannya seperti Gold Laner lain entah itu Calvin “CW” Winata, dan Schevenko “Skylar” Tendean. Tentunya, sebagai Gold Laner veteran, Branz tak akan kesulitan.

Berimbang di early game, EVOS perlahan mengungguli Rebellion. Dua Lord yang didapatkan sang Macan ternyata masih belum menghempas pertahanan dari sang Banteng.